Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Monday, September 17, 2012

BIOENERGI Dikembangkan dari Tanaman Hutam

JAKARTA: Kementerian Kehutanan berencana memperkuat penelitian dan pengembangan bioenergi yang berasal dari tanaman hutan.

Kepala Pusat Litbang Keteknikan dan Pengolahan Hasil Hutan Putera Parthama mengungkapkan pihaknya kini telah menguasai sebagian teknologi pengembangan bioenergi dan sudah dapat diadopsi mulai tahun depan.

Menurut Putera, bioenergi tanaman hutan diharapkan dapat mengatasi persoalan distribusi bahan bakar yang mahal karena bisa diproduksi secara regional. Di samping itu, jenis-jenis sumber energi yang diproduksi juga sangat fleksibel disesuaikan dengan ketersediaan bahan baku setempat.

Bahan baku bioenergi yang berasal dari tanaman hutan dihasilkan dari berbagai jenis lignocellulosic atau kayu, limbah pertanian, perkebunan dan kehutanan, serta rumput-rumputan.

Putera berharap ke depan pengembangan bioenergi yang diperoleh dari hasil hutan kayu dapat disusun dalam roadmap yang menyinergikan kepentingan antarkementerian.

“Belum ada rancangan umum untuk menghasilkan kesatuan langkah. Selama ini setiap sektor masih berjalan sendiri-sendiri, belum sistematis, sehingga berjalan lamban dan tidak sesuai harapan,” ungkapnya kepada Bisnis hari ini (Senin 17/9/2012).

Potensi pengembangan bioenergi sangat menjanjikan mengingat melimpahnya hasil kayu bernilai kalori tinggi. Bahan baku woodpellet, misalnya, dapat diperoleh dari limbah industri penggergajian, limbah tebangan, dan limbah industri kayu lainnya.

Hasil olahan kayu, misalnya, dapat dikemas dalam bentuk pellet yang berdiameter 6 – 10 mm dan panjang 10 – 30 mm. Dengan Kadar abu yang rendah sekitar 0,5%, woodpellet mengandung tingkat kapasitas energi hingga 4,7 kWh per kilogram atau setara 19,6 gigajoule per miligram.

“Ke depan, perlu dibangun political will yang menjadikan program nasional rancangan umum nasional bioenergi kehutanan. Investor nantinya akan diberikan semacam insentif seperti kemudahan izin hutan tanaman industri untuk tanaman kayu energi,” jelasnya. (sut)

source: http://www.bisnis.com/articles/bioenergi-dikembangkan-dari-tanaman-hutam
Posted on 7:19 AM / 1 comments / Read More

Saturday, August 4, 2012

UKG ONLINE 2012: Materi soal uji kompetensi guru SD


JAKARTA: Berikut ini adalah simulasi materi soal untuk uji kompetensi guru SD, dikutip dari situs resmi UKG Online.

1. Salah satu sifat perubahan dalam inovasi yaitu upaya penyusunan kembali berbagai komponen yang ada dalam siustem dengan maksud untuk menyesuaikan dengan tuntutan dan kebutuhan, disebut . . . .
A.Addition
B.Restructuring
C.Alternation
D.Substitution

2. Proses komunikasi yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dimana penerima pesan dan pengirim pesan mempunyai latar belakang berbeda, baik dari latar belakang sosial budaya, agama, pendidikan, karakteristik lain disebut . . . .
A.Heterofil
B.Homofil
C.Holomofil
D.Homogen

3. Adanya saling pemahaman dalam komunikasi konvergen termasuk ke dalam komunikasi . . . .
A.Information
B.Convergence
C.Mutual Understanding
D.Network Relationship

4. Inovasi merupakan suatu perubahan baru yang secara kualitatif berbeda dengan yang ada sebelumnya, disengaja, untuk meningkatkan kemampuan dalam mencapai tujuan. Pernyataan tersebut dikemukakan oleh . . . .
A.Santosa S. Hamidjaja
B.Mattew B. Milers
C.Sumantri Mulyani
D.Rabbin

5. Suatu sistem sosial yang secara jelas mempersyaratkan kelompok orang/geografis melaksanakan suatu inovasi merupakan . . . .
A.Kegiatan pemeliharaan terbatas
B.Fasilitas fisik
C.Ukuran kewilayahan
D.Penggunaan waktu

6. Mengaitkan berbagai struktur dan hubungan antar manusia dalam organisasi untuk inovasi pendidikan termasuk ke dalam . . . .
A.Tujuan yang ingin dicapai
B.Prosedur yang digunakan
C.Kondisi normatif
D.Struktur sosial

7. Apakah yang menjadi dasar bagi anda dalam penerimaan siswa?
A.Kemampuan akademik berupa baca dan tulis
B.Umur dan Kemampuan mental atau psikologi untuk belajar hal baru
C.Kemampuan sosialisasi dengan teman dan guru
D.IQ dan hasil test kecerdasan

8. Tahap pada saat individu/kelompok mulai membentu sikap menyenangi atau tidak menyenangi terhadap inovasi dikategorikan . . . .
A.Tahap pengetahuan (kowledge)
B.Tahap bujukan (persuasion)
C.Tahap pengembalian keputusan (decision making)
D.Tahap implementasi (implementation)

9. Adalah proses komunikasi dimana terjadi pembagian informasi bersama untuk mencapai suatu kesepakatan bersama, pernyataan tersebut termasuk komunikasi . . . .
A.Linier
B.Kontradiktif
C.Konvergen
D.Collective

10. Mencari penguatan terhadap keputusan inovasi yang dilakukan termasuk . . . .
A.Bujukan (persuasion)
B.Konfirmasi (confirmation)
C.Implementasi (implementation)
D.Pengembalian keputusan (decision making)(api)

source : http://www.bisnis.com/articles/ukg-online-2012-inilah-materi-soal-uji-kompetensi-guru-sd
Posted on 1:12 AM / 0 comments / Read More

UKG ONLINE 2012: Cara mengoperasikan software UKG online


JAKARTA: Tim UKG online mendapatkan informasi bahwa ada beberapa guru yang tidak lolos UKG karena tidak bisa mengoperasikan software UKG.

Guru tersebut sudah berusaha menjawab semua pertanyaan yang diujikan melalui software UKG. Akan tetapi diatidak menjawab sesuai prosedur atau tempat yang telah ditentukan. Alhasil, semua jawaban tidak masuk alias skornya nol.

Oleh karena itu, harus perhatikan bagaimana menjawab dan mengoperasionalkan software UKG:

Cara menjawab dilakukan dengan menekan tombol keyboard A, B, C, atau D atau tekan langsung jawaban yang ada dibawah soal. Ingat tombol pilihan A,B,C, atau D disebelah kanan tidak bisa diklik.

Pastikan jawaban yang anda pilih berubah warna dari biru menjadi merah.

Periksa soal-soal yang sudah anda jawab dan yang belum dengan cara mengklik tombol navigasi soal.

Nomer soal yang sudah terjawab berwarna hijau dan nomer soal yang belum dijawab berwarna merah.
Software terkadang terlihat hang bbrp detik karena software melakukan penyimpanan atau sinkronisasi data ke server pusat. Anda tidak usah panik, tunggu saja sampai proses selesai. Jika anda mengklik-klik atau melakukan tindakan lain, justru akan membuat program semakin terbebani.
Jangan lupa memroses ujian dengan mengklik tombol Proses Ujian.
Baca dan Ikuti semua petunjuk dalam software dan pastikan ujian sudah tersimpan sebelum anda keluar dari ruangan.

Sebagai guru profesional, tim UKG online yakin bapak dan ibu guru sudah menguasai materi yang akan diujikan. Tetapi juga perlu latihan software UKG agar kita terbiasa menggunakannya, sehingga bisa menjawab dengan benar dan tepat sesuai aturan software.

Tim UKG online, dalam situs resminya, sudah mengupdate software Tryout UKG menggunakan aturan seperti yang disebutkan diatas. Silahkan ikut tryout jika anda ingin mencobanya. Bagi peserta Tryout Minggu, 29 Mei 2012, silahkan sms ke 085713777481 dengan format: ULANG Nama#NomerPeserta#NUPTK#jenjang#mapel#carabayar(api)

source : http://www.bisnis.com/articles/ukg-online-2012-inilah-cara-mengoperasikan-software-ukg-online
Posted on 12:57 AM / 0 comments / Read More

Kemenhut fokus hitung nilai emisi & serapan karbon


Berita terbaru potensi mengapa kita harus investasi dengan menanam pohon.

JAKARTA: Pendugaan volume biomassa hutan kini memegang peranan strategis dalam penyusunan kebijakan pemerintah. Nilai emisi dan serapan karbon akan menjadi pertimbangan keputusan Kementerian Kehutanan mengonversi hutan menjadi peruntukan lain seperti perkebunan dan pertambangan.

Sekjen Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto mengungkapkan pihaknya terus mengupayakan berbagai alternatif guna mempersiapkan sistem perhitungan karbon nasional yang kredibel dan dapat diverifikasi. Salah satunya, kata Hadi, Kemenhut menyusun monograf sejumlah model alometrik untuk menduga kapasitas biomassa pohon pada tipe-tipe ekosistem hutan tropis di Indonesia.

Hadi optimistis pendugaan karbon melalui perangkat monograf dapat mencapai akurasi penetapan tingkat emisi. Dengan begitu, pemerintah dapat memaksimalkan peran Indonesia dalam mereduksi gas rumah kaca dunia.

Peran itu sesungguhnya telah tertuang pada Peraturan Presiden Nomor 61/2011 tentang rencana aksi nasional gas rumah kaca. Pemerintah telah berkomitmen untuk menurunkan emisi GRK sebesar 26% pada 2020 dengan kemampuan sendiri, dan 41% melalui dukungan internasional.

Di samping itu, penyerapan karbon akan semakin meningkat apabila ke depan sudah terbentuk pasar karbon dalam mekanisme reducing emissions from deforestation and forest degradation (REDD+). Selain itu, Kemenhut juga dapat memeroleh patokan indikator penyerapan karbon dioksida (CO2) dari hutan alam dan menentukan kebijakan perubahan fungsi hutan.

"Nantinya, monograf ini akan dijadikan acuan dalam penyusunan kebijakan, misalnya, konversi lahan untuk perkebunan," jelasnya pada peluncuran model-model alometrik di Jakarta hari ini, (27/7).

Kementerian Kehutanan menargetkan mampu menyerap 1,24 giga ton CO2 melalui program penanaman 500.000 hektar per tahun. Peningkatan stok karbon itu juga ajan mendongkrak potensi ekonomi komoditas karbon dalam beberapa tahun ke depan.

Potensi karbon di hutan Indonesia diperkirakan mencapai 250 ton per hektar dengan proyeksi keuntungan sekitar Rp 20 juta per hektar. Pemerintah tengah mendorong nilai acuan karbon dapat dihargai US$ 8 per ton.

Namun, skema perdagangan karbon business to business belum memeroleh base line yang disepakati di level internasional. Pasalnya, pembahasan mekanisme REDD+ masih mangkrak karena belum dilakukan secara intensif sehingga pasar perdagangan karbon di luar negeri belum dapat terpetakan.
Hingga kini, Indonesia masih aktif dalam sejumlah perundingan internasional mitigasi dan perubahan iklim. Selain berpartisipasi aktif dalam forum UNFCCC, Indonesia terus mempromosikan bisnis konservasi dan pengelolaan hutan berkelanjutan melalui kolaborasi sistem measuring, reporting, and verifying (MRV).

Hadi mengungkapkan pihaknya telah merilis Peraturan Menteri Kehutanan No. 20/2012 tentang Penyelenggaraan Karbon Hutan. Dalam peraturan itu, terdapat 14 penyelenggara kehutanan yang berhak memperoleh hasil pendapatan dari perdagangan karbon.

Di antaranya, pemegang izin konsesi lahan hak pengusahaan hutan (HPH) dan hutan tanaman industri (HTI), hutan tanaman rakyat (HTR), pengelola hutan konservasi, serta pengelola hutan adat.

"Untuk alokasi pemanfaatan karbon hutan untuk negara akan diatur dalam revisi PP Nomor 59/1998." ujarnya. (Faa)

source : http://www.bisnis.com/articles/kemenhut-fokus-hitung-nilai-emisi-and-serapan-karbon
Posted on 12:35 AM / 0 comments / Read More
 
Copyright © 2013. Candra Aditya . All Rights Reserved
Home | Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Site map
Design by Candra . SEO by Candra